Menghindari Penyakit Jantung Ketika Hamil
Selamat berkunjung di website https://syifajamuobatherbal.blogspot.com/, situs yang memberikan informasi tentang segala macam kesehatan pada tubuh, termasuk yang kali ini akan dibahas adalah mengenai macam-macam kesehatan tubuh yang didapat dari berbagai keterangan, baik buah-buahan atau keterangan kesehatan lainnya. Untuk mengetahui lebih lanjut Anda dapat simak pembahasan berikut ini.
- Jalani pemeriksaan dengan teratur
Pemeriksaan kehamilan adalah agenda wajib yang perlu dijalani oleh seorang bumil. Salah satunya berkhasiat untuk menghindari penyakit jantung ketika hamil. Dengan pemeriksaan yang teratur, dokter dapat memantau keadaan kesehatan Anda dan bayi dalam kandungan. Idealnya Anda harus meluangkan waktu 1 bulan sekali untuk memeriksakan diri ke dokter selama masa 6 bulan pertama kehamilan.
Ketika memasuki usia 7 dan 8 bulan kehamilan, jalani pemeriksaan tiap 2 minggu sekali. Intensitas kunjungan ditambah menjadi 1 minggu sekali saat kehamilan menginjak usia 9 bulan. Dokter biasanya akan menjalani tes fisik. Tes ini terdiri dari pengecekan berat dan tinggi badan, tekanan darah, keadaan payudara, jantung, dan paru-paru ibu hamil. Kemungkinan dokter akan memeriksa vagina, rahim, dan serviks untuk mengenali apabila terdapat kejanggalan pada kehamilan Anda.
- Makan ikan
Ibu hamil sebaiknya selalu mengkonsumsi makanan yang mengandung asam lemak omega-3 untuk membantu menghindari penyakit jantung ketika hamil. Ikan sebagai sumber makanan yang bergizi termasuk kaya akan asam lemak omega-3. Anda bisa memilih ikan sarden, tuna, atau salmon. Mengkonsumsi 2 kali seminggu dengan rutin telah mencukupi kebutuhan lemak omega-3. Tetapi pastikan Anda makan ikan yang sudah benar-benar matang.
- Mengkonsumsi lebih banyak serat
Ibu hamil sebaiknya banyak makan serat. Serat dapat dihasilkan dari gandum dan sereal, sayur dan buah buahan, juga kentang yang dikonsumsi dengan kulitnya. Mengkonsumsi lebih banyak serat bisa membantu menurunkan resiko penyakit jantung ketika hamil. Penuhilah kebutuhan serat paling tidak 30 gr perhari.
Harus diperhatikan juga bahwa konsumsi makanan berserat dengan teratur harus dijalani secara bertahap. Lebih baik jangan langsung menghabiskan banyak sayuran sekaligus, sebab justru bisa menyebabkan sembelit (susah buang air besar) atau kram perut. Lebih dianjurkan untuk menyeimbangkan kombinasi dengan zat gizi lain yang sama pentingnya. Jangan lupa konsumsi cairan yang cukup untuk membantu proses pencernaan.
- Mengurangi konsumsi lemak jenuh
Lemak jenuh dan lemak trans berfungsi besar dalam pembentukan kolesterol yang berlebihan di dalam darah. Kolesterol yang menimbun berpotensi menyumbat pembuluh arteri jantung sehingga membahayakan aliran darah. Sebab itu, batasi konsumsi lemak jenuh dari daging merah, makanan olahan, makanan yang digoreng, serta produk susu tinggi lemak.
- Tidur yang cukup setiap harinya
Orang dewasa dengan waktu tidur yang cukup dan berkualitas mempunyai keadaan arteri yang lebih baik dibandingkan orang yang kurang tidur. Apabila keadaan arteri baik, jantung pun bisa terbantu terhindar dari penyakit.
- Melindungi tekanan darah
Tekanan darah tinggi bisa merusak dinding arteri dan menyebabkan jaringan parut. Apabila hal ini terjadi, darah dan oksigen akan lebih sulit mengalir dari dan menuju hati sehingga jantung perlu berfungsi lebih keras supaya organ tubuh tidak kekurangan oksigen. Mengelola stres, berolahraga dengan rutin, mengurangi asupan garam, serta tidak minum minuman beralkohol merupakan beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk melindungi tekanan darah dan menghindari penyakit jantung ketika hamil.
- Menghindari diabetes
Keadaan gula darah yang tinggi di dalam tubuh juga berpotensi membuat Anda beresiko terserang penyakit jantung ketika hamil. Karena, saat kadar gula darah sudah tinggi, hal ini bisa membuat kerusakan pada arteri. Sebab itu, selalu periksa kadar gula darah, terutama apabila Anda telah berusia diatas 45 tahun, ketika hamil dan mengalami kelebihan berat badan (obesitas). Untuk mencegah diabetes, ubahlah gaya hidup Anda menjadi lebih sehat.
- Berhenti merokok
Merokok menjadi salah satu penyebab utama penyakit jantung koroner. Apabila Anda berhasil merokok selama satu tahun, resiko terserang penyakit jantung akan turun menjadi setengah dari resiko yang terdapat pada para perokok aktif. Wanita yang ingin mengusahakn kehamilan juga sebaiknya berhenti merokok sekarang juga, jangan tunggu hingga hamil baru mulai mengurangi merokok.
- Rutin berolahraga
Aktif secara fisik atau berolahraga dengan teratur bisa mengurangi resiko penyakit jantung ketika hamil. Anda hanya perlu menjalani olahraga berintensitas sedang selama kurang lebih 30 menit 5 kali atau 150 menit selama seminggu.

Komentar
Posting Komentar